lo bisa download .skill file atau clone repo-nya di sini:
github.com/adenaufal/a...
kalau udah nyoba, share dong pengalaman lo. tulisan jadi lebih natural? masih ada pola AI yang kelewat? kasih tau, gw mau terus iterate.
feedback > perfection βοΈ
Posts by Ade Naufal
ChatGPT Custom Instructions ada batas karakter yang ketat. jadi gw bikin versi lite sekitar 4 KB yang tetep cover aturan paling penting (dash ban, tier tone, struktur kalimat, vocab banlist).
kalau full version kepotong, tinggal pake SKILL-lite.md.
skill ini sekarang bisa dipake di mana aja, bukan cuma Claude:
- ChatGPT (Custom Instructions, Projects, GPTs)
- Gemini Gems + API
- GitHub Copilot + M365
- Local LLM (Ollama, LM Studio)
- API OpenAI, Anthropic, Google
panduan lengkap di INSTALL.md (ID + EN)
em dash (β) dan en dash (β) sekarang dilarang total. nol toleransi.
kenapa? em dash udah jadi sinyal AI paling jelas di teks Indonesia. pembaca lokal jarang pakai ini di tulisan natural. kehadirannya langsung bikin kecium "ini ChatGPT output".
diganti titik atau koma.
selama ini skill anti-slop lebih cocok buat nulis formal. sekarang ada 3 tier: formal, semi-formal, informal.
default semi-formal. nulis blog atau LinkedIn post, outputnya gak kaku lagi.
mau santai? bilang "pakai tier informal". keluar deh "gw/lo" + partikel wacana natural.
anti-slop-writing v2.1.0 udah rilis π
update terbesar sejak pertama launch. tl;dr: sekarang udah multi-platform (ChatGPT, Gemini, Copilot, API, local LLM), plus 3-tier tone buat Bahasa Indonesia.
breakdown di thread π
Perbedaan generasi emang nyata. Yang penting sekarang kita bisa jelasin ke mereka: gaming bukan cuma "main-main" lagi.
Lo pernah ngalamin hal serupa? Cerita dong gimana cara lo dapetin izin main game dulu.
Jadi kalau ortu lo dulu ngelarang main game, jangan langsung nyalahin mereka.
Mereka cuma nggak paham β karena dunia mereka beda banget sama dunia kita. Ini gap generasi yang nyata.
Tapi sekarang gaming udah mainstream. Esports, streaming, game development jadi karir legit.
Yang dulu dibilang "buang waktu" sekarang bisa jadi profesi dengan income jutaan.
Beberapa dari kita bahkan harus sembunyi-sembunyi buat main game.
Ada yang bilang: "Ortu gue anti-gaming banget. Gue harus nunggu mereka tidur baru bisa main."
Relatable banget kan?
Nah itu dia. Bukan soal ortu kita jahat atau otoriter. Mereka cuma nggak punya frame of reference.
Gaming buat kita = hobi serius. Buat mereka = distraksi dari "tanggung jawab dewasa."
Ada artikel dari seorang ibu yang ngaku anaknya main game 10 jam sehari pas pandemi.
Dia nggak marah β tapi dia acknowledge: "Ini bukan dunia gue. Gue nggak ngerti kenapa ini penting buat mereka."
Makanya pas kita (generasi 90an-2000an) mulai ngabisin waktu berjam-jam di depan layar, mereka bingung.
"Kok bisa sih duduk doang 10 jam sehari?"
Buat mereka, itu keliatan kayak buang-buang waktu.
Generasi ortu kita (lahir 60-70an) tumbuh tanpa console, tanpa PC gaming, tanpa internet.
Masa kecil mereka = main di luar, bola, layangan, petak umpet. Game buat mereka = mainan anak kecil doang, bukan hobi serius.
Ortu lo dulu ngelarang main game? Wajar sih sebenernya.
Bukan karena mereka jahat β tapi karena mereka literally nggak pernah ngalamin masa kecil kayak kita. Generasi mereka tumbuh di dunia yang beda total.
Menurut lo kenapa bisa sampai segitu? Ada teori lain?
Drop di reply β penasaran banget sama perspektif kalian soal anomali lelang KPK ini.
Lelang barang sitaan KPK emang sering jadi sorotan, tapi kasus ini level absurdnya beda.
HP Rp73 ribu jadi Rp59 juta β angka yang bikin orang garuk-garuk kepala.
Spekulasi netizen:
β’ Ada data penting di dalemnya?
β’ Salah input harga?
β’ Sengaja dinaikin buat tujuan tertentu?
Semuanya masih tanda tanya.
Pertanyaan besar: kenapa bisa lolos sampai segitu?
Apa yang bikin 2 HP OPPO biasa jadi worth 60 juta di mata pemenang lelang?
KPK bilang anomali, tapi belum kasih penjelasan detail.
Yang bikin makin aneh: pembeli belum lunasi pembayaran.
Jadi HP-nya masih nggantung β udah menang lelang tapi belum dibayar penuh.
Harga limit Rp73 ribu artinya itu harga dasar yang ditetapkan KPK.
Tapi pas dilelang? Naik jadi hampir 60 juta. Kenaikan 800x lipat.
Nggak masuk akal banget.
2 HP OPPO sitaan KPK harga limit Rp73 ribu laku dilelang Rp59,72 juta.
KPK bilang: "Ada anomali."
Ini cerita yang bikin netizen bingung total.
Penutupan Selat Hormuz bukan cuma berita jauh dari kita. Dampaknya nyata, dari dompet lo sampai kebijakan negara.
Indonesia harus cepat cari alternatif pasokan energi.
Menurut lo, pemerintah harus gimana?
Dampak keenam: ketahanan pangan terancam.
Pupuk berbasis minyak jadi mahal. Ongkos distribusi pangan naik. Harga pangan bisa melonjak.
Yang paling kena adalah masyarakat berpenghasilan rendah.
Dampak kelima: pasar keuangan guncang.
Rupiah bisa melemah. Investor asing bisa cabut dana karena risiko geopolitik naik. IHSG bisa turun.
Ini soal stabilitas ekonomi makro yang langsung ngaruh ke kehidupan sehari-hari.
Dampak keempat: geopolitik makin rumit.
AS dan Israel vs Iran. Indonesia harus navigasi posisi diplomatik yang hati-hati biar nggak kena imbas lebih parah.
Kalau konflik melebar, makin chaos.
Dampak ketiga: ekonomi melambat.
Industri manufaktur, transportasi, logistik β semua butuh energi. Biaya produksi naik, margin turun.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa turun. Pengangguran bisa naik.
Dampak kedua: inflasi melonjak.
Minyak naik, BBM naik, ongkos angkut naik, harga sembako ikutan naik.
Dompet lo yang ngerasain. Daya beli turun. Ini bukan cuma soal harga bensin, tapi efek domino ke semua sektor.
Dampak pertama: krisis energi.
Indonesia masih bergantung pada impor minyak mentah. Pasokan terhambat, kilang dalam negeri kekurangan bahan baku.
Listrik bisa terganggu. Industri kena. Produksi melambat.
Selat Hormuz itu jalur minyak dunia. 20% pasokan minyak global lewat situ.
Ditutup = supply chain energi langsung kacau. Harga minyak dunia naik drastis. Indonesia yang masih impor minyak mentah langsung kena.