Padahal aku cuma tanya. Tapi kenapa musti sebegitunya. Kek apa apa kenapa musti pake amarah sih. Aku diem salah, tanya juga salah.
Oke mending diam. Jawab sekedarnya, ngomong sebutuhnya.
Posts by Olaf
“Jangan buat aku susah”.
Kalau buat susah… baiknya gimana?.
Kurang2i untuk mencintai lebih. Setarakan aja, samain.
Sekarang mungkin sudah ditahap (barusan terbesit) buat tidak berharap apa apa kedepannya untuk hubunganku dengannya. Dia mau nikahin aku yaa silahkan, enggak yaa silahkan, mau sampe kapan pun juga terserah. Harapku semoga aku bisa sehat, kuat dan hebat.
Mulai dari sekarang, aku stop bilang “I love you”. Karena orangnya bosan dan dia yg minta stop. Sooo okay… let’s do it
Post tapi di story. Lagi dan lagi aku yg post di feed IG
Semua ide usaha, baginya tidak mungkin, ribet. Terus aja begitu sampe aku suatu saat nanti gerak sendiri karena ga kuat. Mau jualan ini… katanya ribet, mau usaha ini “jangan deh”. Huft
Bisa ga nadanya pake nada yang pelan, biar tenang. Kamu pake nada kek gitu berasa aku dimarahin mulu. Sakit tau.
Sama sama capek kan.
Yaa udah sama. Kita ga sama posisi, jadi so stop saling menyalahkan.
Capek
Yaaa… gitu deh.
Saling ngertiin aja ga sii
Sekarang mending kalau GMap aku saja sendiri. Dari pada buat marah-marah. Tinggal duduk manis dibelakang saja 😊. Aku tanggungjawab dan take all risk
Tetap semangat
Mikir lagi buat ga post tentang dia di feed atau di story.
Nanti lihat deh pas jalan2 dia bakal post apa nggak.
Suatu saat nanti…, apa dia bisa kasih aku bouquet bunga 💐.
Baiknya ga usah berharap, mending beli sendiri. 😊
Akunya… ya udahlah jalani saja, soalnya masih banyak happynya dari pada sedihnya.
Benar kata “kalau menjalin hubungan membuat dirimu tidak lebih bahagia dari pada saat single, lalu…?”
Baiknya kurangi rasa excited
Sayangi dan pentingkan diri sendiri
Blue Valentine
Ohhh iya
Ada bedanya lagi
Dulu keknya dia sama ex dia sering call dan maybe sleep call.
Tapi sama aku, cuma pas LDR pertama kita. Itu pun beberapa kali, seringnya aku join voice dia pas mabar sama temen2nya.
Mungkin kedepannya aku jg jarang post dia.
Itu lebih baik biar imbang.
Perihal postingan
Aku kadang bimbang, tapi sebenarnya aku juga ga suka. Aku ga suka dia yg masih pasang post ex dia di feed IG dia.
Tapi aku ga jujur, aku ga bilang ke dia.
Perbandingannya beda saat jalin hubungan sama aku. Foto wajahku cuma nampak dua kali, itupun bukan nampak langsung di feed.
Aku juga ingin didengar.
Aku ingin kamu dengar aku tanpa judging.
Jenis hubungan apa siii ini
Rasanya kadang ga kuat tapi kok yaaa kuat
Hari ini aku ajak temanku buat karaokean. Baru ajakan, buat kapannya nanti masih nunggu.
Toh dia ga mau, malas katanya.
Kemarin ku pernah ajak dia buat karaokean, dia jawab malas. Padahal kalau sama ex nya dia oke oke aja sepertinya.
Apa karena dia ga mau karaoke perkara bisa jadi keinget ex?.
Entahlah, tapi aku agak sedih n sakit hati, pas dia tolak tawaranku.
Sejauh mana kamu sudah mengenal aku?
Kamu tahu dan sudah mengenal aku?
Aku ini siapa kamu?
- Aku ingin dia juga bilang tidak, malas dan ga mau bukan cuma ke aku, tetapi juga ke temannya, atau orang lain.
Kalau ternyata cintaku lebih besar dari dia, mungkin saatnya aku mengurangi kadar cinta agar sama dan seimbang.