Kalau baim sudah berkomentar, pasti sedang terjadi sesuatu yang serius.
Posts by Miftahul Ilmi
Banyak kok yang dari Indonesia, coba cek feeds Cakrawala Indonesia.
3. Banyak pengurus jurnal masih mementingkan kuantitas dibandingkan dengan kualitas. Sehingga artikel yang diterbitkan tidak fokus ke sub bidang spesifik. Belum lagi ada tekanan dari institusi untuk "menghasilkan keuntungan" dari APC jurnal, sehingga kualitas hanya tinggal mimpi saja.
2. Institusi tempat jurnal ilmiah menginduk jarang memberikan dukungan yang memadai bagi jurnal dan pengelolanya; seperti website jurnal, plagiarism checker, grammar checker, DOI, dll. Belum ditambah honor pengelola. Jurnal yang baik harus terpenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut.
1. Standar modern penerbitan jurnal yang belum seragam. Banyak jurnal masih menganut cara lama yang sudah tidak sesuai dengan praktek penerbitan jurnal saat ini. Informasi mengenai standar tersebut sepertinya tidak tersebar luas.
Salah satu pilar ilmu pengetahuan adalah publikasi, dan jurnal ilmiah menjadi penjaga pilar tersebut. Dengan banyaknya peneliti di negara ini, dibutuhkan jumlah jurnal ilmiah berkualitas yang banyak. Namun banyak tantangan dalam perwujudannya:
Met ultah bu... #eh
Sekarang pinjol ubah istilah jadi pindar? Upaya pembersihan namakah?
Hari ini adalah September's Equinox; matahari tepat berada di atas equator.
Kolaborasi Esque dan Hotter ampuh juga, bisa jadi alternatif makan murah dan enak.
Dark side
Untuk sitasi sebenarnya ada Scispace, tapi kreditnya lagi habis. Karenanya mencoba-coba Gemini. Pengalaman saya sebenarnya AI cukup efisien dalam mencarikan artikel-artikel yang dibutuhkan, tingkat keberhasilannya bisa mencapai 90%. Sayang yang 10% itu kadang bikin frustasi.
Menghabiskan satu jam hanya untuk "berantem" dengan mbak Gemini masalah ada atau tidaknya artikel ilmiah yang dia sarankan. DOI dan URL yang diberikan malah menuju halaman "document not foud", tapi mbak Gemini "ngotot" bahwa artikel itu ada. Jadi pelajaran jangan sepenuhnya percaya dengan AI.
Jalur analisa data saat ini:
1. Unggah data ke SciSpace untuk mendapatkan script R
2. Perbaiki script R sesuai keinginan di Gemini
3. Tes script di RStudio
4. Ulangi langkah 2 dan 3 berkali-kali
5. Memandang penuh kepuasan saat output mode (yang cuma 1 baris) muncul di console.
Bagaikan tetesan air, sedikit namun terus-menerus, hingga batupun mengalah dan berlubang.
Jadi tidak perlu berkeras-keras dalam menasihati, cukup dengan lembut namun berlanjut, pastilah hati yang beku akan meluluh.
Menguji dan meluluskan 5 mahasiswa dalam 2 bulan. Panen nih...
Sudah dua kali ketemu ojol yang antar pesanan makanan sembari boncengan dengan pacar {atau istri?)-nya.
Nulis surat cinta masih nubi...
Writing skill. Terasa mulai berkarat...
Adik mahasiswa, validasi hasil itu penting! Bagaimana bisa tahu kalau data penelitian bisa kita terima tanpa validasi? ๐คฆ
Truth is NOT what you're comfortable with...
Eksploitasi perasaan...
Sebenarnya itu bukan karena penempatan spasi, namun tambahan "h" di akhir kata. Maksud penulisnya adalah "dibawa", namun dia menulis "dibawah".
Tolong jangan menulis "dibawah" untuk kata "dibawa". Keduanya memiliki arti yang sangat berbeda.
Ini kenapakah status dari radio ormas membanjiri Cakrawala Indonesia?
It's "hidup segan mati tak mau", not "mao". Just a little correction. But the meaning is spot on.
No words...
Jalan kaki dari kamar ke kamar mandi?
Amiin
Sekarang hanya bisa berdoa niat yang sudah diucapkan untuk beribadah akan diganjar pahala walaupun ada kendala. Dan juga berdoa agar diberikan kesempatan lain untuk mengunjungi Tanah Suci di lain waktu.